- Pola peresepan obat diare pada balita pasien rawat jalan di IGD RSUD Kota Madiun Bulan Juni-Agustus 2019by Hervian Wijayanti on August 25, 2020 at 7:57 am
Diare merupakan penyakit dengan resiko kematian yang tinggi terutama di negara berkembang.Penyakit diare sering menyerang balita, bila tidak segera diatasi, diare dapat menjadi penyebab kematian pada anak balita atau kelompok umur 7-59 bulan. Salah satu usaha untuk mengatasi penyakit diare dan menekan tingkat kematian pada balita akibat diare adalah dengan menerapkan pola peresepan obat diare pada balita.Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pola peresepan diare pada balita pasien rawat jalan di IGD RSUD Kota Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observatif dengan metode pengambilan data retrospektif.Populasi penelitian ini adalahsemua data RM pasien balita rawat jalan IGD yang terdiagnosa diare di RSUD Kota Madiun.Instrumen yang digunakan adalah data cek list Rekam Medis (RM) pasien diare balita.Penelitian ini menggunakan analisis secara deskriptif dengan pola penampilan data secara presentatif. Data ditampilkan secara kuantitatif dan kualitatif dalam bentuk grafik tabel dan narasi.Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis obat yang digunakan dalam terapi pengobatan diare pasien balita di IGD RSUD Kota Madiun pada bulan Juni-Agustus 2019 meliputi oralit, zink, probiotik, antibiotik dan antidiare. Persentase penggunaan obat diare yang diberikan secara berturut-turut adalah golongan probiotik (92%), zink (71%), oralit (46%), antibiotik (6%), sedangkan obat yang penggunaanya paling rendah adalah obat antidiare yaitu sebanyak 4%.Kesimpulan dari hasil analisis penelitian adalah pola peresepan obat diare telah sesuai dengan standar Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit.
