- Pengaruh tipe kepribadian dominan siswa dalam Pembelajaran Berbasis Masalahby Vigih Hery Kristanto on April 10, 2023 at 5:49 am
Penelitian ini untuk mengetahui adakah perbedaan hasil belajar matematika siswa dominan tipe kepribadian tertentu pada Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dan untuk mengetahui manakah tipe kepribadian yang memiliki hasil belajar lebih baik. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMPN di kota Madiun, semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Model pembelajaran yang digunakan adalah Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Karakteristik siswa yang dianalisis adalah tipe kepribadian dominan. Tipe kepribadian yang dipilih, yaitu: teoritis, ekonomis, sosial, politis. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan VIIIB SMPN 4 Madiun, siswa kelas VIIIA dan VIIIB SMPN 9 Madiun, serta siswa kelas VIIID dan VIIIE SMPN 13 Madiun. Total sampel penelitian 181 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar dan angket tipe kepribadian untuk mengelompokkan siswa ke masing-masing tipe kepribadian. Untuk menguji hipotesis, digunakan uji hipotesis mengenai rerata. Hasil yang diperoleh adalah, 1) tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang dominan tipe kepribadian tertentu pada PBM, 2) hasil belajar siswa tipe kepribadian teoritis tidak lebih baik daripada hasil belajar siswa tipe kepribadian lain, 3) hasil belajar siswa tipe kepribadian politis tidak lebih baik daripada hasil belajar siswa tipe kepribadian ekonomis dan sosial, dan 4) hasil belajar siswa tipe kepribadian ekonomis tidak lebih baik daripada hasil belajar siswa tipe kepribadian sosial. Diperoleh kesimpulan, tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang dominan tipe kepribadian tertentu pada PBM dan tidak ada tipe kepribadian siswa yang memiliki hasil belajar lebih baik daripada tipe kepribadian lain.
- Pengaruh gaya belajar terhadap matematika pada Pembelajaran Berdasarkan Masalahby Fransiskus Gatot Iman Santoso on April 10, 2023 at 5:42 am
Penelitian ini diadakan bertujuan untuk mengetahui tipe gaya belajar siswa yang dimiliki siswa memberikan pengaruh yang berbeda terhadap motivasi berprestasi siswa terhadap matematika pada Pembelajaran Berdasarkan Masalah. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Kota Madiun dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Madiun pada Tahun Ajaran 2013/2014. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan metode angket. Metode dokumentasi digunakan untuk mengetahui hasil ujian nasional matematika SMP yang digunakan untuk menentukan peringkat sekolah. Sedangkan metode angket ada 2 angket dalam penelitian ini, yakni angket motivasi berprestasi siswa terhadap matematika dan angket gaya belajar siswa. Angket motivasi berprestasi siswa terhadap matematika digunakan untuk mengetahui motivasi berprestasi siswa terhadap matematika, sedangkan angket gaya belajar siswa digunakan untuk mengetahui tipe gaya belajar siswa yang dominan. Hasil Penelitian ini diperoleh bahwa rataan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Visual sebesar 105,922 dengan standart deviasi 9,260, rataan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Auditorial sebesar 98,786 dengan standart deviasi 7,638, dan rataan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Kinestetik sebesar 97,965 dengan standart deviasi 9,754. Dari analisis statistika disimpulkan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Visual lebih baik daripada motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Auditorial dan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Kinestetik, sedangkan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Auditorial dan motivasi berprestasi siswa dengan Gaya Belajar Siswa Kinestetik tidak terdapat perbedaan pada pembelajaran berdasarkan masalah.
